Entri Populer

NEWS MIRIS

FORTA TERDEPAN DAN TERPERCAYA DI NTB

News terkini

profilku

Diberdayakan oleh Blogger.

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

Pengikut

halaman teman pengikut

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

Total Tayangan Laman

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

facebook

awal.ahmad67@yahoo.com

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.
Latest Post

megawati soekarno putri

Written By awal ahmad on Rabu, 17 Mei 2017 | 19.25

ketua umum pdip 


tafisa

Written By awal ahmad on Sabtu, 08 Oktober 2016 | 06.52

tafisa 

poto


gutur macan kembali longsor

foto ilustrasi
BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA GUNTUR MACAN/ KECMATAN GUNUNG SARI/ KABUPATEN LOMBOK BARAT/ KEMBALI TERJADI/ AKIBAT DIGUYUR HUJAN LEBAT/ /
BERUNTUNG TIDAK ADA KORBAN JIWA/ NAMUN  PULUHAN KEPALA KELUARGA DIUNGSIKAN / KARENA TAKUT TERJADI TANAH LONGSOR SUSUALAN//
**********************PKG********************
PERISTIWA TANAH LONGSOR TERJADI/ DIDUSUN PANCORAN/ DESA GUNTUR MACAN/ KECAMARAN GUNUNG SARI / KABUPATEN LOMBOK BARAT/ SETELAH BEBERAPA JAM DI GUYUR HUJAN YANG CUKUP TINGGI/ PADA JUMAT SORE//
AIR BERCAMPUR LUMPUR DAN BEBATUAN/ LASNGUNG TURUN DARI ATAS TEBING/ DAN MENRJANG PERMUKIMAN WARGA/ BERUTUNG TIDAK PULUHAN RUMAH DI DESA SETEMPAT/ TIDAK ADA RUSKA PARAH/ KARENA BANYAK PEPOHONAN / YANG MENGALAMI BEBTAUAN//
KEPALA DUSUN PANCORAN/ BAHRUDIN/ MENUTURKAN/ KEJADIAN TERSEBUT TERJADI SETELAH ALAT PENDETEKSI TANAH LONGSOR BERBUNYI CUKUP KERAS/ DAN WARGA LASNGUNG BERHAMBURAN KELAURGA MEYELMATKAN DIRI/ DAN MEREKA ENGAN KEMBALI KERUMAH MEREKA/ KARENA TAKUT TERJADI TANAH LONGSOR SUSULAN//
CHYROOON BAHRUDIN/ KEPALA DUSUN PANCORAN
BERUNTUNG TIDKA DITEMUKAN KORBAN JIWA DALAM PERISTIWA INI/ NAMUN PULUHAN KEPALA KELUARGA/ MENGGUNGSI KE SANAK KELAURGA / DAN POSKO YANG TELAH DI SEDIAKAN PETUGAS TAGANA NTB//
HINGGA SAAT INI WARGA MASIH TEKAUT KEMBALI KERUMAH MEREKA/ KARENA BATU BESAR DI ATAS TEBING/ DIKHAWATIRKAN AKAN JATUH DAN MENIPA RUMAH MEREKA//

TAGANA PROVINSI NTB/ LANSGUNG MEMBUAT TENDA PENGUNGSIAN / DAN MMEBUAT DAPUR DARURAT//

pasar murah

Written By awal ahmad on Jumat, 31 Juli 2015 | 20.35


KASUS PEMBUNUHAN TANAH ADAT

Written By awal ahmad on Senin, 20 Juli 2015 | 23.05





Tak terima tanah adat diduduki, seorang warga desa bayan , lombok uatara,  nekat menghabisi nyawa tetangnya sendiri,,  dan pelaku membakar korban, untuk menghilangkan jejak,,

 



awal

kabar mataram terkini. Pelaku sukana alias acing, 60 tahun,  nekat membunuh korban rintanom, alias amaq sayaq, 60 tahun, warga bayan, lombok utara,  lantaran ditegur  berkebun ditanah adat seluas 30 are,,




Karena korban tidak mengindahkan teguran tersebut, pelaku naik pital kemudian memukul kepala pelaku sebanyak lima kali, hingga korban tersungkur dan tewas,,




Tidak memukul korban, pelaku membawa mayat korban ke atas bukit,  kemudian membakar korban, untuk menghilangkan jejak kasus pembunuhan,,,




Saat di introgasi , pelaku sukana, mengakui merasa kesal dengan korban karena tidak mengindahkan teguran dari pelaku, untuk tidak berkebun ditanah adat tersebut,,,




Menurut kapolres lombok barat,, kasus pembunuhan ini, terjadi  pada malam jumat, saat pelaku bertamu  kerumah korban,, dan mayat korban kemudian dibakar di atas perbukitan,,




Mayat korban pembunuhan ini, pertama kali di temukkan oleh anak korban dan warga semepat, dengan kondisi dalam bentuk tengkorak,,




Pelaku sukana, mendekam di mapolres lombok barat, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, dan pelaku terancam pasal tetang pembunuhan, dengan ancaman hukuman   seumur hidup  atau  hukuman mati,,




AWALUDIN




 




 

KELUARGA ANISA TUNTUT POLISI USUT DUGAAN PENJUALAN BAYI



Terkait kasus dugaan hilangnya bayi, dirumah sakit umum daerah propinsi ntb,  keluarga dan orang tua dari  ibu sibayi, menuntut aparat kepolisian segera mengusut para  pelaku dan sendikat jaringan  penjualan bayi,,

ORANG TUA BAYI
kabar mataram terkini .Dugaan hilanganya bayi ini, yang  diambil oleh  pihak keluarga korban,dibantah orang tua anisa,justru ia baru mengetahui anisa melihirkan dari kadus wadon daye setelah ditelpon pihak rumah sakit,,,
Murinah ibu kandung anisa menuturkan  sejak pisah dengan suaminya setahun yang lalu anisa tidak pernah pulang kerumah ibunya,bahkan dia tidak pernah menengok anak bungsunya hasil perkawinan keduanya yang kini diasauh ibu kandungnya,,,
Sementara kepala dusun wadon daya,iksan, mengatakan,  meski ia sempat menanda tangani surat keterangan tidak mampu atas nama anisa,dengan alasan untuk jaminan dirsup ntb,namun ia mengaku tak pernah bertemu dengan anisa,karena sejak perceraiannya dengan mantan suaminya tersebut anisa yang dikenal dengan nama miunisah ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga diwilayah batu layar,,
Pihak kadus dan keluarga sempat kebingungan setelah mengetahui jika bayi laki-laki yang baru dilahirkan anisa ini tiba-tiba menghilang,padahal 3 hari sebelumnya ia mengeluarkan surat keterangan tidak mampu untuk membebaskan biaya persalinan anisa,,,
Orang tua dan keluarga  dari anisa berharap kasus hilangnya bayi di rsup ntb ini,  segera dapat terbongkar,sehingga jelas siapa pelakunya,dan apa motifnya,,,
HERKIANDI

maslow

maslow

VideoBar

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. NEWS MIRIS - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger