FORTA TERDEPAN DAN TERPERCAYA DI NTB

Rabu, 03 Juli 2019

Danrem 162/WB Paparkan Progress Percepatan Rehab Rekon Terpadu NTB

Danrem 162/WB Paparkan Progress Percepatan Rehab Rekon Terpadu NTB

Mataram - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menghadiri rapat koordinasi hasil validasi data korban bencana alam gempa bumi NTB yang diselanggarakan Pemda Provinsi NTB yang diikuti Sestama BNPB Ir. Dodi Ruswandi M.Sc., Sekda NTB Ir. H. Iswandi, M.Si., Insepektur Utama BNPB Ibu Teti Suragih, Kalak BPBD Provinsi NTB H. Ahsanul Khalik, S.Sos., dan Kepala BPKP NTB di ruang rapat Kantor Gubernur NTB jalan Pejanggik Nomor 12 Mataram, Selasa (2/7).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB memaparkan pelaksanaan rehab rekon terpadu mulai Januari 2019 ini sudah berjalan dengan baik dengan hasil progres dilapangan cukup memuaskan.

"Selama pelaksanaan Pemilu 2019 dan bulan puasa, hasil progres sedikit menurun. Namun setelah liburan lebaran, alhamdulillah progres kembali meningkat secara signifikan," ujar Danrem.

Untuk saat ini, lanjut Alumni Akmil 1993 tersebut, saat ini kami bersama Sekda NTB dan Kalak BPBD baik provinsi maupun Kabupaten Kota terdampak gempa mengadakan rapat dan evaluasi yang dihadiri para fasilitator, aplikator dan pejabat terkait. 

Danrem juga menyampaikan rencananya kedepan untuk menggeser pasukan Zeni TNI yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa ke wilayah Poto Tano, Lombok Timur dan Lombok Utara sehingga proses pembangunan di wilayah tersebut berjalan cepat sesuai harapan.

Langkah lain yang sudah dilakukan dengan menggunakan sistem satu Blok, yakni menentukan desa sasaran setiap kecamatan dengan skala prioritas untuk dikerjakan para fasilitator, aplikator bersama pasukan Zeni baik dari segi administrasinya dan penyelesaian pembangunannya. Setelah selesai, baru pindah ke desa yang lain sehingga hasilnya akan terlihat secara signifikan.

Sebelumnya, Sekda Provinsi NTB saat membuka rapat menyampaikan sampai saat ini rehab rekon di wilayah NTB sudah berjalan sesuai harapan, namun masih ada beberapa daerah yang masih kurang. Komitmen kami bersama seluruh stake holder di wilayah NTB untuk tetap fokus membangun NTB supaya bangkit kembali seperti semula.


Sementara Sestama BNPB RI pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi progres yang dilakukan di wilayah NTB, dalam hitungan bulan saja sudah banyak hasil pembangunan yang telah dicapai.

Dijelaskannya, pihaknya bersama anggota BNPB di pusat sebenarnya ingin mengetahui kendala yang terjadi di lapangan untuk dilaporkan kepada Kepala BNPB dan akan diteruskan ke Presiden dengan harapan semua bantuan bisa disalurkan kepada korban gempa yang ada di wilayah NTB dengan baik.

Sestama BNPB berharap agar segala upaya yang telah dilakukan bersama, bisa menghasilkan progres yang baik sesuai harapan Presiden dan mampu mencari solusi yang tepat terkait pembangunan pasca gempa mengingat tanggal 25 Agustus mendatang rehab rekon pasca gempa NTB secara administrasi akan berakhir dan terkait kelanjutan rehabiltasi akan diserahkan kepada Gubernur NTB.

Selain itu, Sestama BNPB juga berharap agar NTB bisa bangkit kembali dan menjadi contoh daerah lain dalam menyelesaikan rehab rekon pasca Gempa, sehingga penanganan pasca gempa bumi tidak berlarut-larut.

Sedangkan Insepektur Utama BNPB menjelaskan terkait dengan validasi di lapangan harus sesuai dengan data yang diterima di tingkat pusat, karena sering ditemukan datanya ganda atau dobel, sehingga dari pusat mencoret data yang sama tersebut.

Menurutnya, progres yang telah dilaksanakan sudah cukup baik, Namun ada beberapa daerah yang belum melengkapi data-data untuk diserahkan ke tingkat pusat. Inspektur BNPB juga meminta kepada semua pejabat terkait agar tetap menghimpun data validasi korban bencana alam gempa bumi dan data tersebut agar dikirim ke pusat sehingga ada kesamamaan dengan data antara di daerah dengan ditingkat pusat.

Rapat koordinasi dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing Kepala Pelaksana BPBD baik Kabupaten/Kota yang terdampak gempa bumi.

Sebagai informasi, seusai melaksanakan rapat koordinasi hasil validasi data korban bencana alam gempa bumi NTB, Danrem 162/WB mengambil apel fasilitator dan aplikator wilayah Kabupaten Lombok Timur di Pendopo Bupati Lombok Timur.

Pertandingan Eksibisi Futsal Tim Korem 162/WB VS Tim Wartawan

Pertandingan Eksibisi Futsal Tim Korem 162/WB VS Tim Wartawan

Mataram - Kejuaraan futsal internal satuan jajaran Korem 12/WB yang diikuti seluruh tim satuan sempat tertunda dengan datangnya bulan puasa 1440 H., hari ini dilanjutkan dengan pertandingan final antara tim Kompi Markas melawan Kompi C Yonif 742/SWY di lapangan Makorem 162/WB, Rabu (3/7).
kolonel czi ahmad rizal ramdhani 

Namun sebelumnya, pertandingan eksibisi antara tim Korem yang didalamnya ada Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama para Kasi dan Dan/Ka Satdisjan Korem melawan tim gabungan Wartawan dari berbagai media wilayah Mataram yang berlangsung seru dan penuh kebersamaan.

Seusai bertanding, Danrem 162/WB menyampaikan kejuaraan futsal ini dilaksanakan selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, juga untuk mengasah kemampuan bermain futsal sehingga kedepan apabila ada event-event pertandingan futsal, paling tidak Korem bisa mengeluarkan satu atau dua tim futsal untuk ikut bertanding.

Terkait dengan pertandingan eksibisi dengan rekan wartawan, lanjut Danrem, alhamdulillah rekan-rekan wartawan semangat semua. "Rebut bolanya bahkan sampai main dorong-dorongan," ujar Danrem sambil tersenyum.

Menurutnya, media sebagai salah satu pendukung dalam pelaksanaan tugas satuan karena dengannya dapat mempererat kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa secara utuh sesuai dengan pepatah "siapa yang menguasai media, dia akan menguasai dunia".

Untuk itu, kata pria kelahiran Jakarta tersebut, pihaknya berharap komunikasi dan kebersamaan yang sudah kita bangun agar dipelihara, dijaga dan ditingkatkan dengan harapan terjalinnya sinergitas TNI dengan Media untuk Indonesia.

Adapun hasil pertandingan eksibisi dimenangkan oleh tim Korem 162/WB dengan pencetak goal terbanyak Danrem 162/WB dengan skor 5 : 3, sedangka untuk peraih juara 1 pada pertandingan final tersebut adalah Kompi C Yonif 742/SWY dengan skor 5 : 4.

Minim Air Bersih, Babinsa Semamung Bersama Warga Pasang Pipa Saluran Air

Minim Air Bersih, Babinsa Semamung Bersama Warga Pasang Pipa Saluran Air

TNI BANTU WARGA ATASI KEKERINGAN
Sumbawa.NTBONE.TV – Memasuki musim kemarau, persediaan air bersih dibeberapa daerah mulai dirasakan masyarakat semakin menipis, tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Sumbawa. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih tersebut, Babinsa Semamung Koramil 1607-08/Moyo Hulu Kopda Anton bersama warga desa setempat melaksanakan goyong-royong memasang pipa air bersih dari lokasi sumber air Kokar Tengah dusun Makmur Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa, Rabu (3/7).

Kepala Desa Semamung Rudi Tauhid mengajak semua pihak untuk memelihara hutan dari tindakan-tindakan illegal logging yang berakibat pada menurunnya debit air bersih yang merugikan masyarakat khususnya disekitar hutan.

Kades Semamung juga berharap permasalahan lain yang dihadapi warga setelah memperoleh air bersih, yakni kadar kapur yang terdapat dalam air cukup tinggi, sehingga membutuhkan upaya ekstra untuk mengendapkan kapur sebelum air digunakan. “Ini cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan masyarakat bila terus menerus dikonsumsi, semoga ada perhatian dari pemerintah untuk membantu mengatasi masalah ini,” ujar Kades.

Terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, S.E. M.Sc., menyampaikan kegiatan itu dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat terutama dalam pemenhuna kebutuhan air bersih yang semakin hari semakin berkurang.

Selain itu, Dandim juga menginstruksikan kepada Koramil jajarannya untuk melakukan pengecekan dan pendataan desa binaannya yang mengalami kekurangan air bersih sehingga bisa dilakukan upaya preventif bersama Pemerintah Daerah untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga.

Sabtu, 08 Oktober 2016

tafisa

tafisa 

poto


gutur macan kembali longsor

foto ilustrasi
BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA GUNTUR MACAN/ KECMATAN GUNUNG SARI/ KABUPATEN LOMBOK BARAT/ KEMBALI TERJADI/ AKIBAT DIGUYUR HUJAN LEBAT/ /
BERUNTUNG TIDAK ADA KORBAN JIWA/ NAMUN  PULUHAN KEPALA KELUARGA DIUNGSIKAN / KARENA TAKUT TERJADI TANAH LONGSOR SUSUALAN//
**********************PKG********************
PERISTIWA TANAH LONGSOR TERJADI/ DIDUSUN PANCORAN/ DESA GUNTUR MACAN/ KECAMARAN GUNUNG SARI / KABUPATEN LOMBOK BARAT/ SETELAH BEBERAPA JAM DI GUYUR HUJAN YANG CUKUP TINGGI/ PADA JUMAT SORE//
AIR BERCAMPUR LUMPUR DAN BEBATUAN/ LASNGUNG TURUN DARI ATAS TEBING/ DAN MENRJANG PERMUKIMAN WARGA/ BERUTUNG TIDAK PULUHAN RUMAH DI DESA SETEMPAT/ TIDAK ADA RUSKA PARAH/ KARENA BANYAK PEPOHONAN / YANG MENGALAMI BEBTAUAN//
KEPALA DUSUN PANCORAN/ BAHRUDIN/ MENUTURKAN/ KEJADIAN TERSEBUT TERJADI SETELAH ALAT PENDETEKSI TANAH LONGSOR BERBUNYI CUKUP KERAS/ DAN WARGA LASNGUNG BERHAMBURAN KELAURGA MEYELMATKAN DIRI/ DAN MEREKA ENGAN KEMBALI KERUMAH MEREKA/ KARENA TAKUT TERJADI TANAH LONGSOR SUSULAN//
CHYROOON BAHRUDIN/ KEPALA DUSUN PANCORAN
BERUNTUNG TIDKA DITEMUKAN KORBAN JIWA DALAM PERISTIWA INI/ NAMUN PULUHAN KEPALA KELUARGA/ MENGGUNGSI KE SANAK KELAURGA / DAN POSKO YANG TELAH DI SEDIAKAN PETUGAS TAGANA NTB//
HINGGA SAAT INI WARGA MASIH TEKAUT KEMBALI KERUMAH MEREKA/ KARENA BATU BESAR DI ATAS TEBING/ DIKHAWATIRKAN AKAN JATUH DAN MENIPA RUMAH MEREKA//

TAGANA PROVINSI NTB/ LANSGUNG MEMBUAT TENDA PENGUNGSIAN / DAN MMEBUAT DAPUR DARURAT//

Senin, 20 Juli 2015

KASUS PEMBUNUHAN TANAH ADAT





Tak terima tanah adat diduduki, seorang warga desa bayan , lombok uatara,  nekat menghabisi nyawa tetangnya sendiri,,  dan pelaku membakar korban, untuk menghilangkan jejak,,

 



awal

kabar mataram terkini. Pelaku sukana alias acing, 60 tahun,  nekat membunuh korban rintanom, alias amaq sayaq, 60 tahun, warga bayan, lombok utara,  lantaran ditegur  berkebun ditanah adat seluas 30 are,,




Karena korban tidak mengindahkan teguran tersebut, pelaku naik pital kemudian memukul kepala pelaku sebanyak lima kali, hingga korban tersungkur dan tewas,,




Tidak memukul korban, pelaku membawa mayat korban ke atas bukit,  kemudian membakar korban, untuk menghilangkan jejak kasus pembunuhan,,,




Saat di introgasi , pelaku sukana, mengakui merasa kesal dengan korban karena tidak mengindahkan teguran dari pelaku, untuk tidak berkebun ditanah adat tersebut,,,




Menurut kapolres lombok barat,, kasus pembunuhan ini, terjadi  pada malam jumat, saat pelaku bertamu  kerumah korban,, dan mayat korban kemudian dibakar di atas perbukitan,,




Mayat korban pembunuhan ini, pertama kali di temukkan oleh anak korban dan warga semepat, dengan kondisi dalam bentuk tengkorak,,




Pelaku sukana, mendekam di mapolres lombok barat, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, dan pelaku terancam pasal tetang pembunuhan, dengan ancaman hukuman   seumur hidup  atau  hukuman mati,,




AWALUDIN




 




 

KELUARGA ANISA TUNTUT POLISI USUT DUGAAN PENJUALAN BAYI



Terkait kasus dugaan hilangnya bayi, dirumah sakit umum daerah propinsi ntb,  keluarga dan orang tua dari  ibu sibayi, menuntut aparat kepolisian segera mengusut para  pelaku dan sendikat jaringan  penjualan bayi,,

ORANG TUA BAYI
kabar mataram terkini .Dugaan hilanganya bayi ini, yang  diambil oleh  pihak keluarga korban,dibantah orang tua anisa,justru ia baru mengetahui anisa melihirkan dari kadus wadon daye setelah ditelpon pihak rumah sakit,,,
Murinah ibu kandung anisa menuturkan  sejak pisah dengan suaminya setahun yang lalu anisa tidak pernah pulang kerumah ibunya,bahkan dia tidak pernah menengok anak bungsunya hasil perkawinan keduanya yang kini diasauh ibu kandungnya,,,
Sementara kepala dusun wadon daya,iksan, mengatakan,  meski ia sempat menanda tangani surat keterangan tidak mampu atas nama anisa,dengan alasan untuk jaminan dirsup ntb,namun ia mengaku tak pernah bertemu dengan anisa,karena sejak perceraiannya dengan mantan suaminya tersebut anisa yang dikenal dengan nama miunisah ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga diwilayah batu layar,,
Pihak kadus dan keluarga sempat kebingungan setelah mengetahui jika bayi laki-laki yang baru dilahirkan anisa ini tiba-tiba menghilang,padahal 3 hari sebelumnya ia mengeluarkan surat keterangan tidak mampu untuk membebaskan biaya persalinan anisa,,,
Orang tua dan keluarga  dari anisa berharap kasus hilangnya bayi di rsup ntb ini,  segera dapat terbongkar,sehingga jelas siapa pelakunya,dan apa motifnya,,,
HERKIANDI

DUGAAN PENJUALAN BAYI



HILANGNYA BAYI LAKI-LAKI/  DIRUMAH SAKIT UMUM PROVINSI NTB/   DIDUGA MELIBATKAN PETUGAS RUMAH SAKIT// PASALNYA SAAT PENGAMBILAN BAYI/ PIHAK RUMAH SAKIT TIDAK MELAKUKAN PEMERIKSAAN  TERHADAP YANG BERSANGKUTAN

ANDI
KABAR MATARAM TERKINI. HILANGANYA BAYI BERJENIS KELAMIN LAKI-LAKI MILIK ANISA WARGA TANAH EMBET BATU LAYAR LOMBOK BARAT DIRUMAH SAKIT UMUM PROVINSI NTB SEMPAT MENGEBOHKAN PENGHUNI RUMAH SAKIT YANG ADA DIBANGSAL DAHLIA///
HILANGANYA BAYI MUNGIL YANG LAHIR DENGAN CARA SESAR INI AKIBAT SANG IBU TIDAK MAMPU MEMBAYAR BIAYA PERSALINAN YANG MENCAPAI 9 JUTA//
KEPULANGAN IBU BAYI UNTUK MENCARI PINJAMAN TERNYATA DIMANFAATKABN PETUGAS RUMAH SAKIT UNTUK MENCARI ORANG LAIN UNTUK MEMBAYAR BIAYA PERSALINAN///

DUGAAN KETERLIBATAN PETUGAS RUMAH SAKIT DALAM HILANGANYA BAYI YANG BARU BERUMUR 3 HARI INI DIBENARKAN SEKJEN LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK NTB/ DAN KASUS YANG TERJADI DIRSUP NTB INI/  SUDAH YANG KEDUA KALINYA TERJADI/  NAMUN HAL INI JUSTRU DIULANGAN LAGI///

APARAT KEPOLISIAN SEKTOR MATARAM LANGSUNG  MELAKUKAN PENGECEKAN KE RSUP NTB/ NAMUN  MASIH KESULITAN UNTUK MENCARI DATA SIAPA ORANG YANG MENGAMBIL BAYI TERSEBUT/MENGINGAT SEJAUH INI IDENTITAS YANG BERSANGKUTAN TIDAK ADA DIBUKU REGISTER RUMAH SAKIT///
RENCANANYA KEPOLISIAN YANG DIBANTU LPA/DAN OMBUSMEND/ AKAN MELAKUKAN PEMANGGILAN TERHADAP PETUGAS RUMAH SAKIT YANG DINILAI LALAI SEHINGGA MENGAKIBTKAN HILANGNYA BAYI YANG MENJADI PASIEN RUMAH SAKIT/////
 HERKIANDI

Rabu, 10 Juni 2015

profil sindo tv mataram



Latar Belakang
iNewsTV adalah jaringan televisi lokal terbesar di Indonesia. Mengawali perjalanan hidupnya, pertama kali diluncurkan dengan nama SUN TV pada tanggal 5 Maret 2008. Siaran perdana SUN TV semula hanya dapat dilihat secara terestrial di beberapa jaringan televisi lokal di Indonesia serta melalui Indovision, Oke Vision dan Top TV. Seiring berjalannya waktu perubahan demi perubahan dilakukan. Sejak tanggal 26 September 2011, SUN TV berubah namanya menjadi SINDOTV yang merupakan perwujudan dari sinergi SINDO Media, bersama dengan SINDO Radio (Trijaya FM), Koran SINDO serta portal sindonews.com. Pada tanggal 23 September 2014 secara resmi Menteri Komunikasi dan Informatika RI memberikan izin stasiun jaringan bagi SINDOTV. Kemudian pada tanggal 6 April 2015, SINDOTV berubah menjadi iNewsTV yang merupakan singkatan dari Indonesia News Televisi. iNewsTV merupakan televisi nasional yang memiliki jaringan televisi lokal terbanyak di seluruh Indonesia. Dengan didukung jaringan yang luas ini, iNewsTV dipastikan akan mengangkat dan menonjolkan  konten lokal dari masing-masing daerah. iNewsTV akan menjadi stasiun televisi yang mengunggulkan program-program berita dan informasi yang cepat, akurat, informatif, mendidik serta menginspirasi. Untuk memperkuat keunggulannya sebagai televisi berita dan informasi, iNewsTV didukung oleh news centre dan news gathering terbesar di Indonesia.      
Latar Belakang
SindoTV Mataram / 38 UHF
SindoTV Mataram merupakan televisi swasta lokal yang bersiaran di wilayah Mataram dan sekitarnya. SindoTV Mataram akan menjadi stasiun televisi yang mengunggulkan program-program berita dan informasi yang cepat, akurat, informatif, mendidik serta menginspirasi. Dengan kandungan muatan lokal dalam program-programnya, SindoTV Mataram optimis dapat bersaing tidak hanya dengan televisi lokal lainnya di wilayah Mataram, namun juga dengan televisi nasional yang bersiaran di Kota Mataram dan sekitarnya.
Daftar Televisi Jaringan iNewsTV
  • Bali
    • iNewsTV Bali 53 UHF
  • Bengkulu
    • SindoTV Bengkulu 53 UHF
  • Daerah Istimewa Aceh
    • iNewsTV Aceh 40 UHF
  • Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta
    • iNewsTV Jakarta 30 UHF
  • Gorontalo
    • iNewsTV Gorontalo 56 UHF
  • Jambi
    • SindoTV Jambi 56 UHF
  • Jawa Barat
    • iNewsTV Bandung 22 UHF
    • DIANTV 60 UHF
    • TazTV 52 UHF
  • Jawa Tengah
    • iNewsTV Semarang 45 UHF
    • iNewsTV Magelang 54 UHF
  • Jawa Timur
    • iNewsTV Surabaya 62 UHF
  • Kalimantan Barat
    • iNewsTV Pontianak 45 UHF
  • Kalimantan Selatan
    • SUNTV Banjarmasin 50 UHF
  • Kalimantan Tengah
    • SindoTV Palangkaraya 33 UHF
  • Kalimantan Timur
    • KALTIM TV 61 UHF
  • Kalimantan Utara
    • SindoTV Tarakan 41 UHF
  • Kepulauan Bangka Belitung
    • iNewsTV Pangkal Pinang 47 UHF
  • Kepulauan Riau
    • iNewsTV Batam 61 UHF
  • Lampung
    • iNewsTV Lampung 50 UHF
  • Maluku
    • iNewsTV Ambon 52 UHF
    • SindoTV Maluku 58 UHF
  • Maluku Utara
    • iNewsTV Ternate 24 UHF
  • Nusa Tenggara Barat
    • SindoTV Mataram 38 UHF
  • Nusa Tenggara Timur
    • iNewsTV Kupang 56 UHF
  • Papua
    • iNewsTV Merauke 22 UHF
    • Nabire TV 22 UHF
    • Cendrawasih TV 26 UHF
  • Papua Barat
    • SindoTV Manokwari 34 UHF
  • Riau
    • SindoTV Pekanbaru 57 UHF
  • Sulawesi Barat
    • iNewsTV Mamuju 34 UHF
  • Sulawesi Selatan
    • iNewsTV Makassar 51 UHF
  • Sulawesi Tengah
    • SindoTV Palu 45 UHF
  • Sulawesi Tenggara
    • iNewsTV Kendari 44 UHF
  • Sulawesi Utara
    • iNewsTV Manado 26 UHF
  • Sumatera Barat
    • iNewsTV Padang 31 UHF
    • iNewsTV Tanah Datar 25 UHF
    • Pass TV 36 UHF
  • Sumatera Selatan
    • iNewsTV Palembang 44 UHF
    • Linggau TV 53 UHF
  • Sumatera Utara
    • iNewsTV 45 UHF
    • SindoTV Pematang Siantar 60 UHF